Survey Tingkat Kemampuan Motorik Kasar Pada Anak Usia 9-10 Tahun Di Sdn Mrican 3 Kota Kediri
DOI:
https://doi.org/10.2024/ns.v3i04.2025_P559-568Keywords:
kemampuan motorik kasar, perkembangan motorik anak, aktivitas fisik, pendidikan jasmani, anak usia sekolah dasarAbstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pemetaan tingkat kemampuan motorik kasar sebagai dasar untuk mengetahui dan meningkatkan perkembangan motorik anak usia 9–10 tahun dalam aktivitas olahraga. Permasalahan penelitian difokuskan pada tingkat kemampuan motorik kasar siswa usia 9–10 tahun di SDN Mrican 3 Kota Kediri. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode survei terhadap 20 siswa sebagai sampel. Instrumen penelitian berupa tes dan pengukuran lima komponen motorik kasar, yaitu kecepatan (lari sprint 30 meter), kelincahan (lari zig-zag), koordinasi mata dan tangan (lempar tangkap bola tenis), power otot tungkai (lompat jauh tanpa awalan), dan keseimbangan (stork stand). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan kecepatan berada pada kategori baik sekali hingga kurang, kelincahan dan koordinasi mata-tangan didominasi kategori baik dan cukup, power otot tungkai bervariasi dari kategori baik hingga kurang, serta keseimbangan sebagian besar berada pada kategori cukup. Simpulan penelitian menunjukkan bahwa kemampuan motorik kasar siswa secara umum berada pada kategori cukup hingga baik. Hasil penelitian ini direkomendasikan sebagai acuan evaluasi program latihan, perencanaan pembelajaran pendidikan jasmani oleh guru, serta sebagai dasar bagi orang tua dalam mendampingi dan memotivasi anak untuk mengembangkan kemampuan motorik kasar secara optimal.
Downloads
References
Angreza, A., & Purwanto, E. (2023). Peran pendidikan jasmani dalam pengembangan karakter dan daya saing peserta didik. Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia, 19(2), 85–94. https://doi.org/10.21831/jpji.v19i2.XXXXX
Bailey, R., Hillman, C., Arent, S., & Petitpas, A. (2022). Physical activity as an investment in personal and social change: The human capital model. Journal of Physical Activity and Health, 19(3), 231–238. https://doi.org/10.1123/jpah.2021-0412
Barnett, L. M., Stodden, D., Cohen, K. E., Smith, J. J., Lubans, D. R., Lenoir, M., & Morgan, P. J. (2016). Fundamental movement skills: An important focus. Journal of Teaching in Physical Education, 35(3), 219–225. https://doi.org/10.1123/jtpe.2014-0201
Budi, D. R. (2021). Stimulasi aktivitas fisik terhadap perkembangan motorik kasar anak usia sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga, 6(1), 45–53. https://doi.org/10.17509/jpjo.v6i1.XXXXX
Donnelly, J. E., Hillman, C. H., Castelli, D., Etnier, J. L., Lee, S., Tomporowski, P., Lambourne, K., & Szabo-Reed, A. N. (2017). Physical activity, fitness, cognitive function, and academic achievement in children. Medicine & Science in Sports & Exercise, 48(6), 1197–1222. https://doi.org/10.1249/MSS.0000000000000901
Logan, S. W., Ross, S. M., Chee, K., Stodden, D. F., & Robinson, L. E. (2018). Fundamental motor skills: A systematic review of terminology. Journal of Sports Sciences, 36(7), 781–796. https://doi.org/10.1080/02640414.2017.1340660
Mahardika, W. (2018). Perkembangan motorik anak usia sekolah dasar dalam pembelajaran pendidikan jasmani. Jurnal Pendidikan Olahraga, 7(2), 101–110.
Mudzakir, D. (2020). Lingkungan belajar dan pengaruhnya terhadap perkembangan motorik anak. Jurnal PAUD Terpadu, 4(1), 23–31.
Nopiyanto, Y. E., Raibowo, S., & Pratama, Y. (2022a). Optimalisasi aktivitas gerak dalam ruangan untuk meningkatkan kemampuan motorik kasar siswa sekolah dasar. Kinestetik: Jurnal Ilmiah Pendidikan Jasmani, 6(2), 214–223. https://doi.org/10.33369/jk.v6i2.XXXXX
Nopiyanto, Y. E., Raibowo, S., & Pratama, Y. (2022b). Survei kemampuan motorik kasar siswa sekolah dasar. Kinestetik: Jurnal Ilmiah Pendidikan Jasmani, 6(2), 214–223. https://doi.org/10.33369/jk.v6i2.20487
Robinson, L. E., Stodden, D. F., Barnett, L. M., Lopes, V. P., Logan, S. W., Rodrigues, L. P., & D’Hondt, E. (2015). Motor competence and its effect on positive developmental trajectories of health. Sports Medicine, 45(9), 1273–1284. https://doi.org/10.1007/s40279-015-0351-6
Sabani, N. (2019). Outdoor learning dan pengaruhnya terhadap perkembangan motorik anak. Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak Usia Dini, 4(2), 87–95.
Sugiyono. (2022). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D (Edisi ke-2). Bandung: Alfabeta.
Sumber, A., & Alam, B. (2024). Pendidikan dan pembangunan sumber daya manusia berkelanjutan. Jurnal Pembangunan Pendidikan, 12(1), 1–10.
Tandon, P. S., Saelens, B. E., & Christakis, D. A. (2020). Active play opportunities at preschoolers’ homes and child care settings. Academic Pediatrics, 20(4), 531–537. https://doi.org/10.1016/j.acap.2019.12.004
Tri Rustiadi. (2022). Kebijakan wajib belajar dan peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Herlan Ferdha Pamungkas; Moh. Nur Kholis, Ardhi Mardiyanto Indra Purnomo

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/




