Literasi Kebugaran Jasmani Peserta Didik Sekolah Pencak Silat Tunas Putih Usia Dini Kecamatan Loceret Kabupaten Nganjuk
DOI:
https://doi.org/10.2024/ns.v3i04.2025_P455-466Keywords:
indikator, sekolah pencak silat, KebugaranAbstract
Literasi kebugaran jasmani merupakan kemampuan individu dalam memahami pentingnya kebugaran jasmani, mengetahui cara menjaga kebugaran, serta mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) memiliki peran strategis dalam membangun literasi kebugaran jasmani melalui pengalaman belajar yang sistematis, terstruktur, dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kebugaran jasmani dan literasi kebugaran jasmani peserta didik Sekolah Pencak Silat Tunas Putih. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan subjek peserta didik putra dan putri. Hasil analisis pertama menunjukkan bahwa tingkat kebugaran jasmani peserta didik didominasi kategori cukup, yaitu 43 anak (75,79%), sedangkan kategori baik hanya 9 anak (15,07%). Analisis kedua terkait literasi kebugaran jasmani menunjukkan bahwa mayoritas peserta didik berada pada kategori cukup sebanyak 21 anak (82%), sementara kategori baik hanya 3 anak (12%). Selanjutnya, hasil analisis ketiga pada peserta didik putri menunjukkan tingkat kebugaran jasmani berada pada kategori cukup dengan frekuensi 22 anak (71,97%). Berdasarkan keseluruhan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa tingkat kebugaran jasmani dan literasi kebugaran jasmani peserta didik Sekolah Pencak Silat Tunas Putih berada pada kategori cukup. Temuan ini menunjukkan perlunya peningkatan kualitas pembelajaran PJOK dan program latihan yang terencana untuk meningkatkan kebugaran jasmani dan literasi kebugaran peserta didik secara optimal.
Downloads
References
Depdiknas. (2010). Tes Kebugaran Jasmani Indonesia. Jakarta: Puskesjasrek.
Endang Rini Sukamti, M. I. Z. R. B. (2016). Profil Kebugaran Jasmani Dan Status Kesehatan Instruktur Senam Aerobik Di Yogyakarta. Jurnal Olahraga Prestasi, 12(2), 31–40.
Faizah, N., Handayani, H. Y., & Hidayatullah, F. (2022). Survei Kondisi Fisik Pada Siswa Usia 15-17 Tahun Dalam Kegiatan Ekstrakurikuler Pencak Silat Pagar Nusa Disaat Pandemi Covid-19. Jurnal Ilmiah Mandala Education, 8(2), 1665–1677. https://doi.org/10.58258/jime.v8i2.3286
Fitria, Muhammad Jafar, K. (2015). Evaluasi Daya Tahan Jantung Paru Anggota Mapolda Aceh Tahun 2015 Fitria,. The Sage
Dictionary of Social Research Methods, 1(November), 209–218. https://doi.org/10.4135/9780857020116.n162
Hermanto. (2025). Efektivitas metode latihan jarak lambat jauh terhadap peningkatan vo₂max pada atlet basket. 11(2), 304–319.
Kriswanto, E. setyo, & . (n.d.). sejarah dan perkembangan pencak silat.
Muin, A. B. D. (2017). Kontribusi Kekuatan Otot Lengan, Panjang Lengan Dan Koordinasi Mata Tangan Terhadap Ketepatan Servis Atas Bolavoli (Studi pada Klub Bolavoli Bayonet Kab. Sampang). Jurnal Prestasi Olahraga, 1(1), 1–14.
Nurhidayah, D., & Graha, A. S. (2019). Profil Kondisi Fisik Atlet Unit Kegiatan Mahasiswa Pencak Silat Universitas Negeri Yogyakarta Kategori Tanding. Medikora, 16(1), 1–16. https://doi.org/10.21831/medikora.v16i1.23475
Pd, M., Firdaus, M., Or, M., Keguruan, F., Ilmu, D. A. N., & Fkip, P. (2018).
Artikel Padepokan Psht Kabupaten Tulungagung Tahun 2017 Oleh : Neneng Rahayu Dibimbing Oleh : Universitas Nusantara Pgri Kediri Surat Pernyataan Artikel Skripsi Tahun 2018. 02(05).
Santosa, W. D. (2015). Pengaruh Pelatihan Squat Jump Dengan Metode Interval Pendek Terhadap Daya Ledak Otot Tungkai. Jurnal Kesehatan Olahraga, 3, 158–164. https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-kesehatan- olahraga/article/view/11177/6562
Saputro, D. P., & Siswantoyo, S. (2018). Penyusunan norma tes fisik pencak silat remaja kategori tanding. Jurnal Keolahragaan, 6(1), 1–10. https://doi.org/10.21831/jk.v6i1.17724
Setiawan, E. (2023). Implementasi Nilai Religius Seni Pencak Silat Pagar Nusa Berbasis Pendidikan Karakter karakter manusia , mental spiritual untuk keselamatan diri ( Pratama & Candra , ( Soo et al ., 2018 ). Seorang pesilat olahraga/article/view/11177/6562
Saputro, D. P., & Siswantoyo, S. (2018). Penyusunan norma tes fisik pencak silat remaja kategori tanding. Jurnal Keolahragaan, 6(1), 1–10. https://doi.org/10.21831/jk.v6i1.17724
Syariah, K. (2012). Tingkat kondisi fisik atlet pencak silat perguruan tinggi setia hati terate Kecamatan Apung, Kabupaten Kampar. Skrpisi.
Setiawan, I., & Allsabah, M. A. H. (2022). Profil kondisi fisik pemain sepakbola wanita Kabupaten Kediri. SPRINTER: Jurnal Ilmu Olahraga, 3(2), 115-121. Sugiyono, D. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Alfabeta.
Widhiyanto, T. (2018). Daya Ledak, Kekuatan Otot Tungkai Dan Daya Tahan Paru Jantung Pada Atlet Yunior Di Club Bola Voli Pervas Sleman.
Widoyoko, S. E. P., & Rinawat, A. (2012). Pengaruh kinerja guru terhadap motivasi belajar siswa. Jurnal Cakrawala Pendidikan, 5(2).
Wiriawan, O. (2017). Panduan Pelaksanaan Tes & Pengukuran Olahragawan.
Yadika et al., 2019. Hubungan Antara Aktivitas Fisik dengan Status Nutrisi Anak Usia Sekolah di SD Bopkri Gondolayu Kota Yogyakarta. Yogyakarta: Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
Husdarta. (2000). Perkembangan Peserta Didik. Jakarta: Depdikbud.
Irianto, D. P. (2006). Panduan Gizi Lengkap Keluarga dan Olahragawan. Yogyakarta: Andi Offset.
Juliantien, S., & Yudiana. (2010). Belajar dan Pembelajaran. Bandung: UPI.
Kemenkes RI. (2014). Pedoman Gizi Olahraga Prestasi. Jakarta: Kementrian Kesehatan Republik Indonesia.
Nurhasan, & Dkk. (2005). Petunjuk Praktis Pendidikan Jasmani. Surabaya: Unesa University Perss.
Paturusi, A. (2012). Manajemen Pendidikan Jasmani dan Olahraga. Jakarta: PT. Asri Mahasatya.
Permatasari, F. D., Adi, A. C., & Dewi, R. C. (2018). Hubungan Status Gizi dan Level Aktivitas Fisik dengan Tingkat Kebugaran pada Pemain Bola Basket di UKM Basket Correlation Between Nutrition Status , Physical Activity and Fitness Level among Basketball Players in Student ’ s Basketball Club. https://doi.org/10.20473/amnt.v2.i4.2018.332-339
Prakoso, D. P., & Hartoto, S. (2015). Pengukuran Tingkat Kebugaran Jasmani Terhadap Siswa Yang Mengikuti Ekstrakulikuler Bolavoli di SMS DR.Soetomo Surabaya. Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan, Volume 3(1), 9–13. https://doi.org/10.1098/rstb.2014.0015
Rosdiani, D. (2013). Perencanaan Pembelajaran dalam Pendidikn Jasmani dan Kesehatan. Bandung: Alfabeta.
Yustisiawan, A. O. (2014). Hubungan Antara Tingkat Frekuensi Kehadiran Mengikuti Latihan Futsal Dengan Tingkat Kebugaran Jasmani Di Maestro Futsal Academy. Universitas Pendidikan Indonesia Bandung.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Sanggang Esa Saksena; Moh. Nur Kholis, Teguh Budi Susilo

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/




