Survei Kondisi Fisik Atlet Pencak Silat Pagar Nusa Pac Ngetos Pc Nganjuk Untuk Menghadapi Kejurcab Vi Pagar Nusa Nganjuk
DOI:
https://doi.org/10.2024/ns.v3i04.2025_P467-474Keywords:
kondisi fisik, pencak silat, pagar nusa nganjukAbstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh peran penting kebugaran jasmani dalam menunjang prestasi atletik, khususnya pada cabang olahraga pencak silat yang menuntut kondisi fisik optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi fisik atlet Pencak Silat Pagar Nusa PAC Ngetos PC Nganjuk sebagai bagian dari persiapan menghadapi Kejuaraan Cabang (Kejurcab) Pagar Nusa ke-6 Kabupaten Nganjuk. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian meliputi seluruh atlet pencak silat putra Pagar Nusa PAC Ngetos PC Nganjuk yang berjumlah 30 atlet dengan rentang usia 15–19 tahun, dan seluruh populasi dijadikan sampel menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui instrumen tes dan pengukuran kebugaran jasmani. Analisis data menggunakan statistik deskriptif untuk menentukan distribusi persentase dan kategori tingkat kebugaran jasmani atlet. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi fisik atlet pencak silat usia 15–19 tahun berada pada dua kategori, yaitu kategori cukup sebesar 80% dan kategori baik sebesar 20%. Tidak ditemukan atlet yang masuk dalam kategori kurang maupun sangat baik. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa kondisi fisik atlet Pencak Silat Pagar Nusa PAC Ngetos PC Nganjuk secara umum berada pada kategori cukup dan baik, sehingga diperlukan program latihan fisik yang lebih terencana dan berkelanjutan untuk meningkatkan kesiapan atlet dalam menghadapi kompetisi
Downloads
References
Amrullah, S., Prayoga, A. S., Wahyudi, A. N., Voli, B., & Tahan, D. (2021). Profil kondisi fisik atlet bola voli PBV IBVOS tahun 2021. JAS (Journal Active of Sport), 1(1), 10–18. https://ejournal.stkipmodernngawi.ac.id/index.php/JAS/article/view/286
Arifin, A., Amiq, F., & Fitriady, G. (2022). Survei kondisi fisik atlet pencak silat Persaudaraan Setia Hati Terate. Sport Science and Health, 2(8), 395–400. https://doi.org/10.17977/um062v2i82020p395-400
Arikunto, S. (2006). Metodologi penelitian. Bina Aksara.
Ediyono, S., & Widodo, S. T. (2019). Memahami makna seni dalam pencak silat. Panggung, 29(3). https://doi.org/10.26742/panggung.v29i3.1014
Faizah, N., Handayani, H. Y., & Hidayatullah, F. (2022). Survei kondisi fisik pada siswa usia 15–17 tahun dalam kegiatan ekstrakurikuler pencak silat Pagar Nusa di saat pandemi Covid-19. Jurnal Ilmiah Mandala Education, 8(2), 1665–1677. https://doi.org/10.58258/jime.v8i2.3286
Fitria, M. J., & K. (2015). Evaluasi daya tahan jantung paru anggota Mapolda Aceh tahun 2015. The Sage Dictionary of Social Research Methods, 1(November), 209–218. https://doi.org/10.4135/9780857020116.n162
Hermanto. (2025). Efektivitas metode latihan jarak lambat jauh terhadap peningkatan VO₂max pada atlet basket. Jurnal Olahraga, 11(2), 304–319.
Kriswanto, E. S. (2012). Sejarah dan perkembangan pencak silat.
Muin, A. B. D. (2017). Kontribusi kekuatan otot lengan, panjang lengan, dan koordinasi mata-tangan terhadap ketepatan servis atas bolavoli. Jurnal Prestasi Olahraga, 1(1), 1–14.
Nurhidayah, D., & Graha, A. S. (2019). Profil kondisi fisik atlet unit kegiatan mahasiswa pencak silat Universitas Negeri Yogyakarta kategori tanding. Medikora, 16(1), 1–16. https://doi.org/10.21831/medikora.v16i1.23475
Rahayu, N. (2018). Artikel Padepokan PSHT Kabupaten Tulungagung tahun 2017 (Skripsi, Universitas Nusantara PGRI Kediri). Universitas Nusantara PGRI Kediri Repository. https://repository.unpkediri.ac.id/22369/
Santosa, W. D. (2015). Pengaruh pelatihan squat jump dengan metode interval pendek terhadap daya ledak otot tungkai. Jurnal Kesehatan Olahraga, 3, 158–164. https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-kesehatan-olahraga/article/view/11177/6562
Saputro, D. P., & Siswantoyo, S. (2018). Penyusunan norma tes fisik pencak silat remaja kategori tanding. Jurnal Keolahragaan, 6(1), 1–10. https://doi.org/10.21831/jk.v6i1.17724
Setiawan, E. (2023). Implementasi nilai religius seni pencak silat Pagar Nusa berbasis pendidikan karakter. Jurnal Pendidikan Olahraga.
Setiawan, I., & Allsabah, M. A. H. (2022). Profil kondisi fisik pemain sepak bola wanita Kabupaten Kediri. SPRINTER: Jurnal Ilmu Olahraga, 3(2), 115–121.
Sugiyono. (2017). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Syariah, K. B., & Ilmu, G. (2016). Tingkat kondisi fisik atlet pencak silat perguruan Setia Hati Terate Kecamatan Tapung Kabupaten Kampar (Skripsi).
Widhiyanto, T. (2018). Daya ledak, kekuatan otot tungkai, dan daya tahan paru jantung pada atlet yunior di klub bola voli Pervas Sleman.
Widoyoko, S. E. P., & Rinawat, A. (2012). Pengaruh kinerja guru terhadap motivasi belajar siswa. Jurnal Cakrawala Pendidikan, 5(2).
Wiriawan, O. (2017). Panduan pelaksanaan tes dan pengukuran olahragawan.
Yadika, A., et al. (2019). Hubungan antara aktivitas fisik dengan status nutrisi anak usia sekolah di SD BOPKRI Gondolayu Kota Yogyakarta. Yogyakarta: Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Rudi Ahmadi; M. Anis Zawawi, Moh. Nur Kholis, Teguh Budi Susilo

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/




