Representasi Kondisi Fisik Siswa UKM Pencak Silat PSHT Komisariat Universitas Nusantara PGRI Kediri

Authors

  • Aliefitto Cahya Muliawan Universitas Nusantara PGRI Kediri
  • Dhedhy Yuliawan Universitas Nusantara PGRI Kediri
  • Mokhammad Firdaus Universitas Nusantara PGRI Kediri

DOI:

https://doi.org/10.2024/ns.v3i04.2025_P431-433

Keywords:

Kondisi fisik, pencak silat, kekuatan, daya tahan, kecepatan, kelincahan

Abstract

Kondisi fisik merupakan salah satu faktor penentu performa atlet dalam cabang olahraga pencak silat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kondisi fisik siswa Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pencak Silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Komisariat Universitas Nusantara PGRI Kediri. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei deskriptif. Subjek penelitian adalah 10 siswa aktif UKM PSHT UNP Kediri. Instrumen pengumpulan data meliputi tes push-up untuk kekuatan otot lengan, sit-up untuk daya tahan otot perut, sprint 30 meter untuk kecepatan, tes VO₂max untuk daya tahan kardiorespirasi, dan lari zig-zag untuk kelincahan. Data dianalisis menggunakan distribusi frekuensi dan tendensi sentral. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komponen kekuatan otot lengan dan daya tahan otot perut berada pada kategori baik hingga sangat baik (70%), kecepatan sebagian besar berada pada kategori sedang (80%), VO₂max berada pada kategori cukup (50%) dan baik (30%), serta kelincahan didominasi kategori baik (60%). Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa kondisi fisik siswa UKM PSHT UNP Kediri relatif baik pada aspek kekuatan dan daya tahan otot, namun masih memerlukan peningkatan pada kecepatan dan daya tahan kardiorespirasi untuk mendukung performa optimal saat bertanding

Downloads

Download data is not yet available.

References

Afdillah, M., Welis, W., & Nelson, S. (2025). Hubungan kecepatan reaksi dan konsentrasi terhadap pukulan lurus pada atlet pencak silat anak nagari bayang. Jurnal IKEOR, 3(2).

Bangun, S. Y. (2016). Olahraga dan kebugaran jasmani. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Bompa, T. O. (2019). Periodization: Theory and methodology of training (6th ed.). Human Kinetics.

Fa’izin, M. A., Hariadi, I., Rahayuni, K., & Roesdiyanto, R. (2022). Pengembangan model latihan ladder drill untuk meningkatkan kelincahan pada SSB Satria Muda Kota Malang. Sport Science and Health, 4(9), 803–816.

Fanani, E., Yunus, M., Nilasari, K., & Suhartanti, A. S. (2025). Dampak latihan pound fit terhadap profil lemak tubuh dan kebugaran fisik wanita muda yang kelebihan berat badan. Sport Science and Health, 7(4), 169–184.

Iswana, B., Nasuka, M. K., Priyono, B., Hadi, S. P., & Hidayah, T. (2024). Long-term athlete development fase learning to training dan training to training pencak silat. Jejak Pustaka.

Iswana, N. (2019). Pencak silat sebagai olahraga prestasi dan pelestarian budaya bangsa. Jurnal Olahraga Pendidikan Indonesia, 5(1), 12–20. https://doi.org/10.21831/jopi.v5i1.12345

Maryono. (2013). Pencak silat: Sejarah dan perkembangannya di Indonesia. Jakarta: PT Balai Pustaka.

Mashuri, M., Yuwono, M., & Hidayat, R. (2019). Pentingnya kondisi fisik dalam olahraga prestasi. Jurnal Keolahragaan Indonesia, 7(1), 20–28. https://doi.org/10.1234/jki.v7i1.5678

Mautang, Y., Palimbunga, A., & Najoan, D. (2023). Tingkat kondisi fisik atlet pencak silat Persaudaraan Setia Hati Terate Kotamobagu. Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga, 12(2), 87–95. https://doi.org/10.21831/jpjo.v12i2.76543

Rusdiawan, A., Ristanto, K. O., & Kafrawi, F. R. (2024). Dasar-dasar latihan kekuatan. Uwais Inspirasi Indonesia.

Sepdanius, E. (2020). Norma tes kebugaran jasmani untuk atlet. Jurnal Kepelatihan Olahraga, 2(1), 50–58. https://doi.org/10.1234/jko.v2i1.12345

Sudibjo, S. (2019). Norma tes sit-up dan push-up untuk penilaian kekuatan dan daya tahan otot. Jurnal Evaluasi Pendidikan Olahraga, 4(1), 15–22. https://doi.org/10.21009/jepo.041.03

Sugiharto, A. F., & Rejeki, H. S. (2023). Inovasi model latihan gerak pencak silat untuk anak usia 9–12 tahun. Multilateral: Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga, 22(4), 167–177.

Sungkowo, Y., & Haryono, A. (2013). Kontribusi kondisi fisik terhadap prestasi atlet. Jurnal Olahraga, 2(1), 55–62. https://doi.org/10.21009/jpjo.2013.02.01

Suratmin, S., & Adi, I. P. P. (2016). Penerapan metode pelatihan pliometrik dalam meningkatkan power otot tungkai atlet PPLM Bali. Journal of Physical Education Health and Sport, 3(1), 33–43.

UNESCO. (2015). Quality physical education: Guidelines for policy-makers. UNESCO Publishing.

Yanti, R. E., & Yusradinafi, Y. (2024). Pengaruh latihan plank terhadap kekuatan otot perut pada atlet pemula pencak silat PSHT di Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Score, 4(1), 24–36.

Yuliana, A., & Wahyudi, H. (2021). Analisis kondisi fisik atlet pencak silat putri ekstrakurikuler usia 15–16 tahun. Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan, 9(1), 40–48. https://doi.org/10.26740/jpao.v9n1.p40-48

Zaroh, A. S., Matsuri, M., & Saputri, D. Y. (2024). Analisis latihan push-up untuk meningkatkan kekuatan otot lengan pada peserta ekstrakurikuler bola voli di sekolah dasar. Didaktika Dwija Indria, 12(3), 163–170.

Published

2025-11-30

How to Cite

Muliawan, A. C., Yuliawan, D., & Firdaus, M. (2025). Representasi Kondisi Fisik Siswa UKM Pencak Silat PSHT Komisariat Universitas Nusantara PGRI Kediri. NUSANTARA SPORTA: Jurnal Pendidikan Dan Ilmu Keolahragaan, 3(04), 431–443. https://doi.org/10.2024/ns.v3i04.2025_P431-433

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 > >>