Analisis Kondisi Fisik Atlet PORPROV Pencak Silat Kabupaten Tulungagung Tahun 2025
DOI:
https://doi.org/10.2024/ns.v4i02.2026_P133-144Keywords:
Kondisi Fisik, Pencak Silat, IPSI, PORPROV, Pagar Nusa, PSHTAbstract
Kondisi fisik merupakan faktor fundamental yang menentukan keberhasilan atlet dalam mencapai prestasi optimal. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau tingkat kondisi fisik atlet tim inti IPSI Kabupaten Tulungagung menuju Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) tahun 2025, dengan fokus pada perguruan Pagar Nusa dan PSHT. Penelitian deskriptif kuantitatif ini menggunakan pendekatan survei dan tes. Populasi dalam penelitian melibatkan seluruh tim inti Porprov yang berjumlah 5 atlet dewasa, di mana pengambilan sampel menggunakan teknik sampling jenuh (total sampling). Instrumen penelitian meliputi tes Push-Up (kekuatan), Sprint 30 meter (kecepatan), Bleep Test (VO2Max/daya tahan), dan Stork Stand (keseimbangan). Teknik analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif dengan persentase. Hasil penelitian menunjukkan kondisi fisik atlet secara keseluruhan berada pada kategori Baik Sekali. Secara spesifik, tingkat kekuatan otot lengan berada pada kategori sangat baik (100%), kecepatan pada kategori baik sekali (80%), daya tahan kardiovaskular pada kategori baik (80%), dan keseimbangan pada kategori baik sekali (100%). Dapat disimpulkan bahwa tim inti memiliki kesiapan fisik optimal untuk menghadapi kompetisi
Downloads
References
Anshori, M. H. (2026). Tinjauan kondisi fisik atlet PORPROV Pencak Silat IPSI Kabupaten Tulungagung tahun 2025 (Studi literasi pada Perguruan Pagar Nusa dan PSHT) (Skripsi tidak diterbitkan). Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi, Fakultas Ilmu Kesehatan dan Sains, Universitas Nusantara PGRI Kediri.
Bompa, T. O., & Buzzichelli, C. A. (2019). Periodization: Theory and methodology of training (6th ed.). Human Kinetics.
Chaabene, H., Negra, Y., Bouguezzi, R., Capranica, L., Franchini, E., Prieske, O., Hbacha, H., & Granacher, U. (2018). Tests for the assessment of sport-specific performance in Olympic combat sports: A systematic review with practical recommendations. Frontiers in Physiology, 9, 386. https://doi.org/10.3389/fphys.2018.00386
Franchini, E., Cormack, S., & Takito, M. Y. (2019). Effects of high-intensity interval training on Olympic combat sports athletes: A systematic review. Journal of Strength and Conditioning Research. (Lengkapi volume, issue, halaman, dan DOI sesuai artikel yang digunakan).
Guntur Sutopo, W., & Misno. (2021). Analisis kecepatan tendangan sabit pada pesilat remaja Perguruan Pencak Silat Tri Guna Sakti di Kabupaten Kebumen tahun 2020. JUMORA: Jurnal Moderasi Olahraga, 1(1), 27–34. https://doi.org/10.53863/mor.v1i01.131
Haff, G. G., & Triplett, N. T. (Eds.). (2016). Essentials of strength training and conditioning (4th ed.). Human Kinetics.
Hambali, S., Sundara, C., & Meirizal, Y. (2020). Kondisi fisik atlet pencak silat PPLP Jawa Barat. Multilateral: Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga, 19(1), 74–83. https://doi.org/10.20527/multilateral.v19i1.8217
Ihsan, N., Kamarudin, K., & Mansur, M. (2019). Prinsip-prinsip latihan dalam olahraga prestasi. Padang Press.
Khotijah Rahma, S. (2023). Pengaruh pelatihan core stability terhadap keseimbangan dan kekuatan otot perut atlet putra ekstrakurikuler pencak silat. Jurnal Ilmu Keolahragaan Undiksha, 11(3), 320–327.
McGuigan, M. (2017). Monitoring training and performance in athletes. Human Kinetics.
Muharamsyah, A., Haqiyah, A., & Lasma, Y. (2024). Profil komposisi tubuh dan daya tahan kardiorespirasi atlet Pencak Silat Jawa Barat. Motion: Jurnal Riset Physical Education, 14(1), 65–80.
Muftia, N. F., Mukarromah, S. B., Dani, A. A., Puri, R. A., Yangkara, Y. F., Fatimah, R. D., Yuda, B., Anugraheni, L., Rahmawati, E. D., Pratama, N. J. Y., Teun-Teun, P., & Muhammad, R. (2025). Profil kondisi fisik atlet pencak silat PPLOP Jawa Tengah Tahun 2025. Sport-Mu: Jurnal Pendidikan Olahraga, 6(2). https://doi.org/10.32528/sport-mu.v6i2.4622
Ortega, A., & Setiawan, I. (2025). A survey on the physical condition of Pencak Silat athletes of the Persaudaraan Setia Hati Terate Sleman Branch in 2025. Journal of Physical Education Health and Sport, 12(1). https://doi.org/10.15294/jpehs.v12i1.30699
Prima, P., & Kartiko, D. C. (2021). Survei kondisi fisik atlet pada berbagai cabang olahraga. Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan, 9(1), 161–170.
Slimani, M., Paravlic, A. H., Chaabene, H., Davis, P., Chamari, K., & Cheour, F. (2018). Hormonal responses to striking combat sports competition: A systematic review and meta-analysis. Biology of Sport, 35(2), 121–136. https://doi.org/10.5114/biolsport.2018.71601
Suchomel, T. J., Nimphius, S., & Stone, M. H. (2018). The importance of muscular strength in athletic performance. Sports Medicine, 48(4), 765–785. https://doi.org/10.1007/s40279-018-0862-z
Suryadi, A., & Hasan, M. (2022). Peran evaluasi kondisi fisik dalam pembinaan atlet. Jurnal Ilmu Keolahragaan Indonesia, 10(1), 45–53. (Perlu diverifikasi karena saya belum dapat memastikan data bibliografinya).
Tangkudung, J., Asmawi, M., & Puspitasari, R. (2020). Tes dan pengukuran dalam cabang olahraga bela diri. Jakarta Press.
Turner, A., Comfort, P., McMahon, J., Bishop, C., & Chavda, S. (2019). Change of direction speed in athletic performance: An update. Sports Medicine. (Lengkapi volume, issue, halaman, dan DOI sesuai artikel yang digunakan).
Wahid, A. N., Nilawati, I., Setiawan, F. E., & Amin, N. (2024). Profil kondisi fisik atlet pencak silat di PSHT Rayon Kembangan Kabupaten Magelang. Sports Collaboration Journal, 2(2), 39–44. https://doi.org/10.35473/scj.v2i2.3398
Wali, M., Ichsan, N., & Fitri, M. (2024). Analisis komponen fisik dominan pada atlet pencak silat kategori tanding. Jurnal Olahraga Prestasi, 12(1), 40–48.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Muhammad Hafizd Ansori; Irwan Setiawan, M. Anis Zawawi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/




