SOSIOLOGI OLAHRAGA DALAM KONTEKS PELESTARIAN PERMAINAN TRADISIONAL SEBAGAI INSTRUMEN INTEGRASI SOSIAL DAN BUDAYA
Keywords:
Sosiologi, Olahraga, Permainan, Tradisional, Interaksi Sosial, Karakter AnakAbstract
Pesatnya perkembangan teknologi digital telah mengubah secara fundamental lanskap aktivitas bermain anak, menggeser fokus dari interaksi fisik berkelompok menuju aktivitas individual berbasis gawai. Pergeseran ini mengancam eksistensi permainan tradisional (permainan tradisional) yang selama ini berfungsi sebagai medium esensial bagi pengembangan sosial dan karakter. Dalam perspektif sosiologi olahraga, permainan tradisional merupakan fenomena sosial-kultural yang kaya, berfungsi sebagai sistem sosial mikro yang merefleksikan dan memproduksi nilai-nilai masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam keterkaitan teoretis dan fungsi sosiologis permainan tradisional melalui kerangka sosiologi olahraga, dengan fokus pada peranannya sebagai agen sosialisasi, integrasi sosial, dan reproduksi budaya. Melalui pendekatan studi literatur kualitatif, ditemukan bahwa permainan tradisional secara signifikan memfasilitasi pembentukan perilaku sosial (kooperasi, empati, ketaatan aturan), yang menjadikannya objek studi vital yang perlu direvitalisasi dalam pendidikan jasmani untuk pembangunan karakter di era digital.
References
Adi, S., & Mu’arifin, M. (2001). Sosiologi Olahraga. Universitas Negeri Malang. http://fik.um.ac.id/wp-content/uploads/2018/03/SOSIOLOGI-OLAHRAGA-104.pdf
Anam, K., Salamuddin, M. A., Winayu, P., Sari, P., Wafi, M. C., Rizky Amelia, E., & Keolahragaan, F. I. (2024). Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Indonesia: PENGENALAN PERMAINAN TRADISIONAL KEPADA GENERASI MUDA SEBAGAI UPAYA PELESTARIAN BUDAYA DI ERA DIGITAL. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Indonesia (Indonesian Journal of Independent Community Empowerment, 7, 69–74.
Andriani, T. (2012). Permainan Tradisional Dalam Membentuk Karakter Anak Usia Dini Oleh. Jurnal Sosial Budaya, 9(1), 121–136.
Angri Lismayani, M. I. P. (2023). Pengaruh Permainan Tradisional Terhadap Kemampuan Sosial Emosional Anak Usia Dini. 9(20), 882–888.
Cendana, H., & Suryana, D. (2021). Pengembangan Permainan Tradisional untuk Meningkatkan Kemampuan Bahasa Anak Usia Dini. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(2), 771–778. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i2.1516
Damayanti Syafira Nur, Tiaraningrum Fathia Hanif, Nurefendi Jefri, & Lestari Eta Yuni. (2023). Pengenalan Permainan Tradisional untuk Melestarikan Budaya Indonesia. Jurnal Bina Desa, 5(1), 39–44. https://journal.unnes.ac.id/nju/index.php/jurnalbinadesa/article/download/41045/14045
Estiani, M., & Suparno, S. (2022). Stimulasi Perkembangan Sosial Anak melalui Permainan Tradisional Tenggoh-tenggohan. Aulad: Journal on Early Childhood, 5(3), 355–364. https://doi.org/10.31004/aulad.v5i3.386
Hermanzoni, Y. (2011). Olahraga Tradisional Pemuda Lompat Batu. Phys. Rev. E, 1–16.
Jumiatmoko, Sarah Sausan Nafiah, F. R. (2022). TRADITIONAL GAMES IN EARLY CHILDHOOD : CONTRIBUTION FOR 21st CENTURY SKILLS AND MORAL DEVELOPMENT. 3359(449).
Karomah, R. T., & Diana, R. R. (2023). Pengaruh permainan tradisional dayakan dalam mengembangkan sosial emosional anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak, 12(1), 97–105. https://journal.uny.ac.id/index.php/jpa/article/view/59847%0Ahttps://journal.uny.ac.id/index.php/jpa/article/download/59847/19726
Miskiyah, M., Nurhidaya, A. R., & Ashar, A. (2025). Permainan Tradisional untuk Perkembangan Kemampuan Sosial dan Emosional Anak Usia 5-6 Tahun. Ihya Ulum: Early Childhood Education Journal, 3(1), 393–402.
Mubaidi. (2013). Integrasi Budaya. 651–652.
Nuryanti, N., Handoyo, E., Hermanto, F., Tanggur, F. S., & Wisnuwardana, I. G. W. (2025). Permainan Tradisional Sebagai Ruang Belajar Sosial: Refleksi Siswa Terhadap Pembentukan Karakter Melalui Kegiatan Ekstrakurikuler Di Sekolah Dasar. JUPEIS : Jurnal Pendidikan Dan Ilmu Sosial, 4(3), 379–393. https://doi.org/10.57218/jupeis.vol4.iss3.1640
Purnamasari, E. (2025). Pengembangan Literasi Budaya Melalui Permainan Tradisional Congklak Di Era Digital Bagi Anak Usia Dini. 10(1), 133–140.
Susanto, B. H. (2017). Model Pembelajaran Pendidikan Jasmani Melalui Permainan Tradisional Untuk Membentuk Karakter Pada Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Moral Kemasyarakatan, 2(2), 117. https://doi.org/10.21067/jmk.v2i2.2248
Valdy Alfrido Hasibuan, J., Daniel Belen Manalu, A., Octova, A., & Suyanto Tampubolon, W. (2024). Pendidikan Sosiologi Olahraga Pembentukan Karakter dalam Perspektif Sosial. Jurnal Dunia Pendidikan, 4, 1858–1866. https://jurnal.stokbinaguna.ac.id/index.php/JURDIP



