Peningkatan Resiliensi Efektivitas Belajar Peserta Didik melalui Penguatan Pemahaman Diri mengenai Bakat, Minat, Gaya Belajar, dan Motivasi Belajar
Keywords:
Resiliensi efektivitas belajar, Peserta didik, Pemahaman diriAbstract
Pada dasarnya bakat akan sangat berpengaruh terhadap minat yang dimiliki oleh seorang siswa. Biasanya bakat dan minat pada siswa bisa diamati setelah anak tersebut berusia di atas 10 tahun, karena pada usia tersebut kemampuan anak akan menonjol pada beberapa hal yang saling berhubungan. Bakat dan minat sangat erat kaitannya dengan faktor kognitif, afektif, dan psikomotor. Oleh karena itu, bakat dan minat secara signifikan akan berkaitan dengan bagaimana gaya belajar siswa, motivasi belajar mereka, serta efikasi diri akademik mereka. Kegiatan PkM ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada siswa mengenai belajar secara efektif melalui pemahaman diri dan lingkungan. Berdasarkan hasil studi pendahuluan pada anak-anak Panti Asuhan Muhammadiyah Kediri, diketahui bahwa mereka belum mengenali apa bakat dan minat mereka. Selama ini mereka belum dapat memahami apa alasan mereka memilih jurusan, serta belum dapat memaknai mengapa mereka lebih cenderung menyukai cara belajar X misalnya. Maka, dapat disimpulkan bahwa mereka masih perlu mendapatkan pemahaman yang lebih mengenai apa itu bakat, minat, dan gaya belajar. Selanjutnya apabila pemahaman ini telah mereka dapat, maka perlu diperkuat dengan pemahaman mengenai motivasi belajar dan efikasi diri akademik mereka supaya tujuan kegiatn PkM ini dapat terpenuhi.
References
Akmal, S. Z., Patnani, M., Nurhayati, E., & Fourianalistyawati, E. (2024). Strategi peningkatan motivasi dan resiliensi akademik siswa SMK melalui pembekalan guru bimbingan konseling. Society: Jurnal Pengabdian Dan Pemberdayaan Masyarakat, 5(1), 62–73.
Cassidy, S. (2016). The Academic Resilience Scale (ARS-30): A new multidimensional construct measure. Frontiers in Psychology, 7, 1787.
Faturrohmah, A., & Sagita, D. D. (2022). Resiliensi akademik siswa sekolah menengah pertama dalam mengikuti pembelajaran tatap muka terbatas (TMT) di Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta. Bulletin of Counseling and Psychotherapy, 4(1), 167–178.
Hendriani, W. (2018). Resiliensi psikologis: sebuah pengantar. Kencana.
Kumalasari, D., & Akmal, S. Z. (2020). Resiliensi akademik dan kepuasan belajar daring di masa pandemi COVID-19: Peran mediasi kesiapan belajar daring. Persona: Jurnal Psikologi Indonesia, 9(2), 353–368.
Manullang, N., Jailani, J., Sulistyowati, E., Hafidz, S., & Handaru, C. D. (2024). Does Resilience Affect Students’ Psychological Distress in Indonesia? A Meta-Analysis Study. Jurnal Pendidikan Progresif, 14(1), 156–166
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Agus Widodo; Nora Yuniar Setyaputri, Erwin Putra Permana, Moh. Nur Kholis

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/


