Jurnal Inovasi Pembelajaran dan Sains (JIPS) https://jurnal.nusantarasporta.com/index.php/JIPS CV. Nusantara Sporta en-US Jurnal Inovasi Pembelajaran dan Sains (JIPS) 0000-0000 SOSIOLOGI OLAHRAGA DALAM KONTEKS PELESTARIAN PERMAINAN TRADISIONAL SEBAGAI INSTRUMEN INTEGRASI SOSIAL DAN BUDAYA https://jurnal.nusantarasporta.com/index.php/JIPS/article/view/250 <p>Pesatnya perkembangan teknologi digital telah mengubah secara fundamental lanskap aktivitas bermain anak, menggeser fokus dari interaksi fisik berkelompok menuju aktivitas individual berbasis gawai. Pergeseran ini mengancam eksistensi permainan tradisional (permainan tradisional) yang selama ini berfungsi sebagai medium esensial bagi pengembangan sosial dan karakter. Dalam perspektif sosiologi olahraga, permainan tradisional merupakan fenomena sosial-kultural yang kaya, berfungsi sebagai sistem sosial mikro yang merefleksikan dan memproduksi nilai-nilai masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam keterkaitan teoretis dan fungsi sosiologis permainan tradisional melalui kerangka sosiologi olahraga, dengan fokus pada peranannya sebagai agen sosialisasi, integrasi sosial, dan reproduksi budaya. Melalui pendekatan studi literatur kualitatif, ditemukan bahwa permainan tradisional secara signifikan memfasilitasi pembentukan perilaku sosial (kooperasi, empati, ketaatan aturan), yang menjadikannya objek studi vital yang perlu direvitalisasi dalam pendidikan jasmani untuk pembangunan karakter di era digital.</p> Nazwa Shalsabilla Rahma Dhedhy Yuliawan Ardhi Mardiyanto Indra Purnomo Copyright (c) 2025 Jurnal Inovasi, Sains dan Pembelajaran (JISP) 2025-12-31 2025-12-31 1 01 1 12 SOSIOLOGI OLAHRAGA TRADISIONAL PERAN PENDIDIKAN DAN BUDAYA DALAM MEMPERTAHANKAN NILAI SOSIAL DI ERA MODERN https://jurnal.nusantarasporta.com/index.php/JIPS/article/view/251 <p>Olahraga tradisional di Indonesia tidak hanya berfungsi sebagai aktivitas fisik, tetapi juga sebagai media pendidikan sosial dan pelestarian nilai-nilai budaya bangsa. Seiring dengan kemajuan teknologi dan pengaruh globalisasi, terjadi pergeseran makna dan penurunan minat masyarakat terhadap olahraga tradisional. Artikel ini berupaya menelaah kembali posisi olahraga tradisional melalui perspektif sosiologi olahraga dengan memanfaatkan teori Pierre Bourdieu tentang habitus, arena, dan kapital. Kajian ini menggunakan metode studi literatur dengan mensintesis sepuluh artikel ilmiah yang membahas sosiologi olahraga, pendidikan karakter, serta pelestarian budaya. Hasil analisis menunjukkan bahwa olahraga tradisional berperan penting dalam membangun karakter sosial, memperkuat identitas budaya, serta menciptakan kohesi sosial di masyarakat. Integrasi nilai-nilai olahraga tradisional ke dalam pendidikan formal dan kegiatan sosial terbukti mampu menumbuhkan semangat gotong royong, disiplin, dan tanggung jawab, sekaligus menjaga keberlanjutan budaya lokal. Dengan demikian, olahraga tradisional dapat dipahami sebagai arena sosial tempat nilai-nilai budaya, kekuasaan, dan solidaritas berinteraksi secara dinamis di tengah modernisasi.</p> Iliya Fida Mudzakiyah Dhedhy Yuliawan Sri Warsidah Copyright (c) 2025 Jurnal Inovasi Pembelajaran dan Sains (JIPS) 2025-12-31 2025-12-31 1 01 13 18 PERAN SOSIOLOGI OLAHRAGA DALAM PELESTARIAN DAN PENGEMBANGAN OLAHRAGA TRADISIONAL https://jurnal.nusantarasporta.com/index.php/JIPS/article/view/252 <p>Olahraga tradisional merupakan salah satu bentuk warisan budaya yang memiliki peran strategis dalam memperkuat identitas sosial, membangun karakter, serta memperluas modal sosial di masyarakat. Namun, perkembangan era digital, modernisasi, dan melemahnya transmisi budaya menyebabkan eksistensi olahraga tradisional semakin terpinggirkan, terutama di kalangan generasi muda. Sosiologi olahraga hadir sebagai pendekatan analitis untuk memahami fenomena sosial di balik dinamika pelestarian olahraga tradisional. Penelitian ini mereview sepuluh jurnal kontemporer yang membahas pendidikan karakter, modal sosial, persepsi peserta didik, pemetaan budaya, etnografi, ruang publik, hingga pelestarian nilai lokal melalui olahraga tradisional. Hasil kajian menunjukkan bahwa sosiologi olahraga memegang peran fundamental dalam mendukung revitalisasi olahraga tradisional melalui beberapa aspek: (1) pembentukan karakter dan nilai sosial, (2) pengembangan modal sosial masyarakat, (3) pelestarian budaya lokal, (4) perluasan literasi budaya olahraga di kalangan pelajar dan mahasiswa, dan (5) integrasi ruang publik dan pendidikan jasmani sebagai media pelestarian. Penelitian ini menekankan urgensi sinergi antara lembaga pendidikan, pemerintah daerah, komunitas budaya, dan keluarga dalam menghidupkan kembali peran olahraga tradisional sebagai bagian dari identitas bangsa dan sarana pembentukan karakter generasi muda.</p> Salsa Fadhila Dhedhy Yuliawan Mokhammad Firdaus M. Anis Zawawi Copyright (c) 2025 Jurnal Inovasi Pembelajaran dan Sains (JIPS) 2025-12-31 2025-12-31 1 01 19 23 PENINGKATAN KETERAMPILAN SEPAK KUDA DALAM PERMAINAN SEPAK TAKRAW MELALUI PENDEKATAN BERMAIN BOLA PANTUL PADA SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR https://jurnal.nusantarasporta.com/index.php/JIPS/article/view/253 <p>Pembelajaran sepak takraw di sekolah dasar masih menghadapi permasalahan rendahnya penguasaan teknik dasar, khususnya keterampilan sepak kuda, yang disebabkan oleh tingkat kesulitan teknik, keterbatasan media pembelajaran, serta rendahnya keberanian dan keaktifan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan sepak kuda dalam permainan sepak takraw melalui pendekatan bermain bola pantul pada siswa kelas V sekolah dasar. Subjek penelitian adalah 26 siswa kelas V SDN Ponggok 02 Kabupaten Blitar Tahun Pelajaran 2023/2024 yang terdiri atas 14 siswa putri dan 12 siswa putra. Penelitian ini menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus. Teknik pengumpulan data menggunakan tes praktik keterampilan sepak kuda dan observasi, sedangkan analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan keterampilan sepak kuda siswa, ditandai dengan meningkatnya persentase kategori baik dan sangat baik dari 42,31% pada Siklus I menjadi 80,77% pada Siklus II. Dengan demikian, pendekatan bermain bola pantul efektif meningkatkan keterampilan sepak kuda siswa sekolah dasar.</p> M Fainel Cholison Puspodari Septiyaning Lusianti Susilaturochaman Hendrawan Koestanto Copyright (c) 2025 Jurnal Inovasi Pembelajaran dan Sains (JIPS) 2025-12-31 2025-12-31 1 01 24 31 INOVASI GERAKAN REMAJA SEHAT (i-Gemas) https://jurnal.nusantarasporta.com/index.php/JIPS/article/view/255 <p>Posyandu Remaja merupakan upaya kesehatan berbasis masyarakat yang berperan penting dalam meningkatkan derajat kesehatan remaja. Namun, pelaksanaannya di wilayah kerja Puskesmas Dadirejo masih menghadapi berbagai permasalahan, antara lain rendahnya partisipasi remaja, keterbatasan media edukasi yang menarik, serta kurang optimalnya pemanfaatan teknologi dalam pelayanan kesehatan remaja. Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan menerapkan inovasi pelayanan kebidanan komunitas melalui program i-GEMAS (Gerakan reMAja Sehat) sebagai upaya meningkatkan pengetahuan dan partisipasi remaja dalam Posyandu Remaja.</p> <p>Metode yang digunakan adalah pendekatan kebidanan komunitas dengan tahapan pengkajian, identifikasi masalah, perencanaan, implementasi, dan evaluasi kegiatan. Intervensi dilakukan melalui penggunaan aplikasi Android i-GEMAS dan permainan ular tangga edukatif sebagai media promosi kesehatan remaja. Kegiatan dilaksanakan di Desa Tlogokotes, wilayah kerja Puskesmas Dadirejo, dengan melibatkan bidan desa, kader posyandu, dan remaja.</p> <p>Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya peningkatan antusiasme dan partisipasi aktif remaja dalam kegiatan Posyandu Remaja, serta peningkatan pemahaman mengenai kesehatan reproduksi, gizi, dan kesehatan mental. Media digital dan permainan edukatif terbukti mampu menciptakan suasana belajar yang interaktif dan menyenangkan.</p> <p>Disimpulkan bahwa inovasi i-GEMAS efektif sebagai media edukasi dan promosi kesehatan remaja berbasis komunitas, serta berpotensi mendukung keberlanjutan program Posyandu Remaja di wilayah kerja Puskesmas Dadirejo.</p> Nur Aini Dewi Atikah Twina Nur Fahmi Widi Anti Puji Lestari Windie Aprilia Helmi Nur Laili Copyright (c) 2025 Jurnal Inovasi Pembelajaran dan Sains (JIPS) 2025-12-31 2025-12-31 1 01 32 39